kau tau.. di saat ada seseorang yang bertanya pada ku.. "kenapa kamu bisa dapatkan itu?" atau "kamu hebat sekali, bagaimana caranya? apa rahasianya?" sebenarnya aku sangat bingung untuk menjawabnya karena sungguh aku tak tau. aku tak tau kenapa aku bisa, aku tak tau kenapa aku mampu. aku hanya melakukan yg semestinya kulakukan. aku hanya menuruti nurani ku saja. jika itu harus kulakukan, maka akan kulakukan, jika itu mesti ditinggalkan, maka akan kutinggalkan. mungkin aku hanya bisa bilang "niat yang lurus" itu penting. kenapa?
pernah ada... firman atau hadist yaa? aku lupa... yang jelas intinya seperti ini :
"jika kamu niat karena uang, kamu akan mendapatkan uang. jika kamu niat karena wanita, kamu akan dapatkan wanita. tapi jika kamu niat karena Allah SWT, niscaya kamu akan dapatkan segalanya, uang, wanita, dan juga ke-ridha-an Allah."
That's why I dont want to force myself. karena aku sadar, sekeras apapun
kita berjuang, tetap Dia yang menentukan hasil. jadi sekalipun kita sangat menginginkan sesuatu di dunia ini. dunia harus tetap seimbang. kita masih butuh makan, kita masih butuh sholat, kita masih butuh bersosialisasi, dan kita butuh keindahan seni. ingatlah, manusia ini bukan alat. kita punya pikiran, tapi hidup tak cukup hanya dipikirkan, kita juga punya hati. hati untuk merasakan apakah yang kita lakukan ini benar atau salah. dan pikiran adalah penyeimbangnya. jika kamu memaksakan salah satu dari mereka melampaui yang lain dan merusak keseimbanganmu, maka yakinlah kamu akan tumbuh ke arah yang tidak semestinya.
itu mengingatkanku pada aku yang dulu. di mana aku meletakkan logika di atas segala-galanya. tapi kemudian Tuhan mengingatkanku. menyadarkan aku bahwa ada suatu unsur yang kadang memaksa aku bertindak diluar logika. bahwa ada suatu kondisi di mana semua teori tidak berguna. dan bahwa sesungguhnya kekuasaan tertinggi di jagat raya ini adalah Dia.
dengan membuat tulisan ini, it doesn't mean that I wanna break your spirit, karena sesungguhnya manusia memang harus berusaha. tapi semua itu harus sesuai proporsi. karena percuma berjuang keras jika caranya salah kan? lebih baik berjuang sedikit dengan cara yang pintar dan benar daripada capek-capek berjuang tapi caranya salah. itu adalah hal yang sia-sia dan termasuk mubazir. dan mubazir itu dosa lohh... hehe
Bookmarks
Our Partners
Heathcliff
Mengenai Saya
- Talota
- saya adalah seorang laki-laki yang sedang berusaha menemukan jati diri, dan berharap suatu hari nanti bisa menjadi seseorang yang berguna bagi keluarga, agama, dan negara.
Pengikut
Cari Blog Ini
Blogger templates
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular Posts
-
sudah lama tidak nge-blog, tapi ntah kenapa malam ini ada sebuah kekuatan yang menarikku untuk menulis di sini. padahal besok masih UAS -_- ...
-
Lihatlah semua ini, tidak ada yang nyata. Dunia yang ideal itu tidak akan pernah ada. Semua berbeda setelah kita tau. Semua semu ketika kita...
-
Emm... tiba-tiba aku ingat, dulu waktu kelas 1 SMA pernah ada lomba mading antar kelas, dan waktu itu kebetulan puisi yang aku buat dimua...
-
Seorang pria berinisial MTP (sebut saja dia "Mei") telah berkarir solo selama 4 tahun ini. Karir solo-nya dimulai semenjak bu...
-
Sebuah pilihan selalu memiliki konsekuensi, seperti sebuah cerita yang selalu punya sisi indah untuk dikenang. Ya, dulunya kupikir mem...
-
aku menemukan banyak kepalsuan ketika aku melewati jalan yang terbentang di sepanjang rimba kehidupan yang tidak berujung ini. kenapa manusi...
-
Malam ini aku ingin bercerita padamu tentang diriku yang hidup dalam nyanyian. Aku terlahir sebagai seorang manusia biasa, dengan kecintaan ...
-
mungkin malam ini aku akan bingung untuk menulis apa. aku tak tau apakah ini patut diceritakan atau tidak. tapi sebelum itu, aku ingin berta...
-
Terhanyutkan... Diriku di dlm kesunyian.. Terbayangkan.. Wajahmu yg trsmpan bgtu dlm.. Begitu berat, bgtu jauhnya dirimu, tag terkejar, hany...
-
berawal dari kekecewaan ku karna adanya berita "kalian tidak jadi berangkat ke nasional, cuma KTI nya yang dikirim, trus di seleksi sam...
"Innamal a'malu Biniyat"
BalasHapusSesungguhnya setiap perbuatan itu tergantung pada niatnya.
dan saya setuju..
seimbang itu harus ! !
agar semuanya berjalan dengan baik.
*Good story.. :)
yoyoi mbak, hehe
BalasHapusmemang cuman jemau" yg ngerti yang bakal setuju dg tulisan ini... :D