aku selalu berpikir bahwa segala sesuatu yang sudah mencapai puncaknya akan turun perlahan. awalnya aku selalu berharap bahwa ini bukan puncak, tapi sepertinya ini sudah menjadi final best of our achievment, dan kami mulai turun perlahan dari prestasi itu.
aku sebenarnya tidak ingin berjalan sendiri, tapi aku harus memilih ini karena mereka sudah menyatakan secara tersirat bahwa mereka tidak membutuhkanku lagi. aku sendiri juga tidak begitu mengerti alasan mereka melakukan itu. mungkin memang aku tidak berarti lagi bagi mereka, dan mereka lebih baik hanya berdua saja.
ku akui, kontribusi yang kuberikan selama ini sangat kurang, tapi bukan berarti mereka bisa se-enaknya bersikap begitu padaku. "aku juga bisa berjuang sendiri tanpa mereka", itulah kalimat yang muncul di benakku ketika memikirkan ini.
walaupun mereka meng-acuh-kan ku dengan alasan yang tidak jelas, aku tidak akan membenci mereka, karena mereka sudah kuanggap saudara, dan seorang saudara tidak boleh membenci sudaranya sendiri. tapi, bukan berarti aku akan memohon pada mereka dengan merendahkan martabatku. aku paham, pikiran mereka masih labil, dimarahi sedikit saja bisa mengubah penilaian mereka terhadap seseorang. mereka masih labil, masih belum dewasa, dan orang yang akan mendewasakan mereka bukanlah aku, jadi lebih baik aku menyingkir dari lingkungan mereka.
mungkin ini sudah jalannya, Tuhan memisahkan kita untuk suatu alasan
yang hanya Dia yang tau. tapi, apapun yang terjadi, bagaimanapun kini dan nanti, aku akan bertahan maju untuk orang-orang yang masih mengharapkanku, untuk membuat mereka tersenyum bangga dg apa yang kuraih dan untuk mereka yang telah mengasingkan ku dari kelompok.
sejujurnya, aku sudah sangat sering tersinggung dengan apa yang mereka lakukan, tapi, kupikir aku tak seharusnya marah, aku ini laki-laki dan aku sudah cukup dewasa untuk bisa menahan apa yang seharusnya tidak kuungkapkan.
tapi, kenangan yang ada bersama mereka, mulai dari kami meniti karir dari nol sampai kami bisa berbicara di even bergengsi. semua itu tidak mungkin aku lupakan.
aku sedih teman, tak kusangka kalian begitu, tapi di akhir kisah ini, aku hanya ingin mengucapkan terima kasih atas semua yang telah kita lakukan selama ini, dan maafkan aku yang tidak sempurna untuk tetap bersama kalian.
sudah, aku tak ingin bicara lebih banyak lagi, mungkin foto-foto di bawah ini bisa membantuku menceritakan kisah kita, yang harus berakhir sampai di sini.
 |
| sungai di batu ampar |
 |
| pantai bengkenang |
|
|
 |
| pantai pasar bawah |
| | |
| bentuk padatan Cl- |
|
|
|
|
 |
| juara umum science competition |
 |
| Bonus liburan ke linau |
|
 |
| pantai hili |
 |
| sawah di seginim |
 |
| sawah di haji yasin |
 |
| sampel walang sangit |
 |
| Titik puncak dari semua ini |
|
 |
| ? |
aku berharap di masa depan nanti, ini akan menjadi kenangan indah tak hanya bagiku tapi juga bagi kalian. maafkan aku teman.
ngapaw itu..
BalasHapusadaw apaw io??
kalian kuat bertiga kenapa sekarang jadi gini??
mba ikut sedih..
cobaan di tengah-tengah perjuangan :)
BalasHapustim yang terkuat, tim kodok ^^